![]() |
| Ketua Institut Ju-Jitsu Indonesia Kota Bekasi Suci Raharjo, S.AP., MA (1 DAN Ju-Jistu). (Foto: Dok/Ist). |
Nalar rakyat, Bekasi Selatan — Sebanyak 115 siswa Ju-Jitsu dari berbagai tempat latihan (dojo) di wilayah Kota Bekasi mengikuti kegiatan Gashuku Sabuk Warna dan Juang Badge Institut Ju-Jitsu Indonesia (IJI) Kota Bekasi Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Minggu, 25 Oktober 2026, di Taman Gigi Galaxy, Kota Bekasi.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi IJI Kota Bekasi untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyelaraskan standar materi latihan, serta meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang direncanakan pada Desember 2026 dan berbagai kejuaraan Ju-Jitsu di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Lebih dari sekadar latihan bersama, Gashuku Sabuk Warna dan Juang Badge menjadi ruang pembinaan terpadu untuk membangun kemampuan teknik, ketangguhan mental, kedisiplinan, dan karakter para Ju-Jitsan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang tangguh dan berprestasi.
KONSOLIDASI ORGANISASI DAN PEMANTAPAN KESIAPAN ATLET
Ketua Institut Ju-Jitsu Indonesia Kota Bekasi, Suci Raharjo, S.AP., M.A. (1 DAN Ju-Jitsu), menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam memetakan kesiapan siswa sekaligus memperkuat kualitas pembinaan Ju-Jitsu di seluruh dojo yang berada di bawah naungan IJI Kota Bekasi.
Menurutnya, keseragaman materi dan standar latihan merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas peserta didik. Melalui kegiatan bersama, para siswa mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengalaman latihan, mengukur kemampuan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi agenda organisasi dan kompetisi mendatang.
“Kegiatan ini bukan sekadar latihan bersama, melainkan sarana konsolidasi untuk mengukur kekuatan dan kesiapan siswa-siswi Institut Ju-Jitsu Indonesia se-Kota Bekasi. Kami ingin memastikan bahwa pembinaan di setiap dojo berjalan selaras, baik dari sisi materi, teknik, kedisiplinan, maupun kesiapan mental para siswa,” ujar Suci Raharjo.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Ujian Kenaikan Tingkat yang direncanakan pada Desember 2026, sekaligus membangun kesiapan untuk mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat provinsi, nasional, dan internasional.
“Target prestasi harus dibangun melalui proses yang terencana. Para siswa perlu terus meningkatkan kemampuan, menjaga kedisiplinan, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Kami berharap pembinaan yang konsisten dapat melahirkan Ju-Jitsan yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga matang secara mental dan memiliki karakter yang baik,” tambahnya.
APRESIASI ATAS DUKUNGAN MASYARAKAT DAN APARAT KEWILAYAHAN
Dalam kesempatan tersebut, Suci Raharjo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, khususnya Ketua RW 14 Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Bapak Beni Sumaryanto, serta Kapolsek Bekasi Selatan, AKP Rumangga Putratama Napitupulu, S.T.K., S.H., M.H., M.Krim.
Dukungan dan fasilitasi tempat kegiatan di Taman Gigi Galaxy, Bekasi Selatan, dinilai memberikan kontribusi penting bagi terselenggaranya kegiatan pembinaan olahraga bela diri yang positif, terarah, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kolaborasi antara organisasi olahraga, masyarakat, dan unsur kewilayahan tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan aktivitas generasi muda melalui kegiatan yang menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, serta semangat meraih prestasi.
DEWAN PELATIH: JU-JITSU BUKAN HANYA BELA DIRI, TETAPI JUGA PEMBENTUKAN KARAKTER
Sementara itu, Ketua Dewan Pelatih Institut Ju-Jitsu Indonesia Kota Bekasi, Dady Suhandi, S.E. (2 DAN Ju-Jitsu), memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap sesi kegiatan dengan sungguh-sungguh, terbuka terhadap arahan pelatih, dan menjadikan latihan sebagai proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas diri.
Ia menekankan bahwa Ju-Jitsu tidak hanya mengajarkan keterampilan teknik bela diri, tetapi juga membentuk kedisiplinan, kepercayaan diri, tanggung jawab, pengendalian diri, dan sikap menghormati orang lain.
Menurutnya, kemampuan bela diri harus diimbangi dengan pemahaman tentang penggunaannya secara bijak dan bertanggung jawab, terutama dalam menghadapi situasi yang berpotensi mengancam keselamatan diri.
Dady juga berharap pembinaan di IJI Kota Bekasi dapat menjadi sarana bagi para siswa untuk mengembangkan potensi diri, baik dalam aspek pertahanan diri maupun dalam meniti jalur prestasi olahraga di berbagai jenjang pendidikan dan kompetisi.
“Manfaatkan setiap kesempatan latihan untuk belajar dan memperbaiki diri. Jangan hanya mengejar kenaikan sabuk atau medali, tetapi bangun pula kedisiplinan, mental pantang menyerah, rasa tanggung jawab, dan sikap saling menghormati. Prestasi yang baik harus berjalan seiring dengan karakter yang baik,” demikian pesan yang ditekankan kepada para peserta.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para Ju-Jitsan diharapkan mampu berkembang menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik keluarga, sekolah, dan organisasi.
MENYIAPKAN GENERASI JU-JITSU YANG TANGGUH, BERKARAKTER, DAN BERPRESTASI
Penyelenggaraan Gashuku Sabuk Warna dan Juang Badge IJI Kota Bekasi Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat sistem pembinaan, meningkatkan kualitas latihan, dan memperluas kesempatan pengembangan potensi siswa di seluruh dojo.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat solidaritas antardojo, membangun kesamaan visi dalam pembinaan, serta meningkatkan motivasi para siswa untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi ujian kenaikan tingkat maupun kompetisi pada masa mendatang.
Dengan partisipasi 115 siswa dari berbagai dojo, kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara pengurus, dewan pelatih, pelatih dojo, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung tumbuhnya ekosistem pembinaan Ju-Jitsu yang positif dan berkelanjutan.
IJI Kota Bekasi meyakini bahwa keberhasilan pembinaan tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari proses pembentukan manusia yang disiplin, bertanggung jawab, bermental tangguh, dan mampu menerapkan nilai-nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui semangat “Tangguh dalam Latihan, Santun dalam Pergaulan, Juara dalam Prestasi,” Institut Ju-Jitsu Indonesia Kota Bekasi berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan Ju-Jitsu yang berkualitas, melahirkan atlet berprestasi, sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
INSTITUT JU-JITSU INDONESIA KOTA BEKASI
Tangguh dalam Latihan, Santun dalam Pergaulan, Juara dalam Prestasi.
