Ilham Febryan bersama anak SMP Negeri 2 Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. (Foto: Dok/Ist).
Nalarrakyat, Serdang Bedagai — Tidak semua perjalanan hidup berakhir di tempat seseorang memulai. Namun, bagi Ilham Febryan, kembali ke SMP Negeri 2 Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, menjadi salah satu momen paling bermakna dalam hidupnya. Sekolah yang dahulu menjadi tempat ia belajar, bermimpi, dan membangun harapan, kini menyambutnya kembali sebagai seorang pemateri yang berbagi inspirasi kepada generasi penerus.
Bertahun-tahun yang lalu, Ilham hanyalah seorang siswa yang duduk di ruang kelas yang sama, mengenakan seragam putih biru, mendengarkan guru menjelaskan pelajaran, dan menyimpan mimpi-mimpi yang saat itu masih terlihat begitu jauh. Seperti banyak anak muda lainnya, ia pernah merasakan keraguan, ketakutan, dan kebingungan tentang masa depan. Namun, ia percaya bahwa setiap mimpi akan menemukan jalannya ketika seseorang berani mengambil langkah pertama.
Momen kembali ke almamater bukan sekadar nostalgia. Bagi Ilham, ini adalah pengingat bahwa perjalanan besar selalu dimulai dari tempat yang sederhana. Berdiri di depan adik-adik kelasnya sebagai pembicara menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan mengubah masa depannya.
Dalam sesi inspirasi, Ilham mengajak para siswa untuk tidak takut bermimpi besar meskipun berasal dari daerah. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi, selama seseorang memiliki kemauan untuk belajar, terus berkembang, dan berani memulai.
"Dulu saya duduk di kursi yang sama seperti kalian. Saya tidak pernah membayangkan suatu hari bisa kembali ke sekolah ini untuk berbagi cerita. Jika hari ini saya bisa berdiri di depan kalian, saya percaya suatu hari nanti kalian juga bisa kembali ke sekolah ini sebagai dokter, guru, pengusaha, peneliti, pemimpin, atau bahkan menginspirasi ribuan orang dengan cara kalian sendiri."
Pesan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Ilham berharap, setelah kegiatan ini, para siswa tidak hanya membawa pulang motivasi, tetapi juga keberanian untuk mulai belajar lebih giat, mencoba hal-hal baru, dan mempersiapkan diri sejak dini untuk meraih cita-cita.
Selain sebagai penulis buku Mulai Aja Dulu, Ilham Febryan merupakan Founder Indonesian Youth Excursion Network (IYEN), sebuah organisasi yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan, pendidikan, dan pengalaman internasional bagi generasi muda Indonesia. Ia juga merupakan lulusan Magister Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang aktif memberikan seminar, pelatihan, dan pembinaan kepemudaan di berbagai daerah.
Melalui buku Mulai Aja Dulu dan berbagai forum yang dihadirinya, Ilham terus membawa satu keyakinan bahwa masa depan tidak ditentukan oleh dari mana seseorang berasal, melainkan oleh keberanian untuk memulai. Baginya, setiap sekolah adalah tempat lahirnya pemimpin masa depan, dan setiap ruang kelas menyimpan anak-anak yang suatu hari nanti akan membawa perubahan bagi bangsa.
Kembalinya Ilham Febryan ke SMP Negeri 2 Sei Rampah bukan hanya menjadi kisah tentang seorang alumni yang pulang ke sekolahnya. Lebih dari itu, momen ini menjadi pengingat bahwa mimpi yang dahulu ditulis di bangku sekolah dapat menjadi kenyataan bagi siapa saja yang berani melangkah. Sebab, perjalanan menuju masa depan yang luar biasa selalu dimulai dari satu keputusan sederhana: mulai aja dulu.