Penulis : Armani Siregar-Forum Suarakyat Ind
Editor : Alana Zahira Malika
Seperti Peredaran Narkoba
Penipuan Online,Love Scamm,Peretasan/Penyalah Gunaan Data,Dll
Membuat Masyarakat Menjadi Bertanya” Apa Yang Sebenernya Terjadi Di Dalam Penjara?Kenapa Bisa Pelaku Memiliki Alat Kejahatan Seperti Alat Komunikasi Handphone Bahkan Memiliki Akses Rekening?
Gilang Martin Mardian Pemuda Kelahiran Kota Bandung Mantan Warga Binaan Di Salah Satu Lembaga Pemasyarakatan Di Jawa Barat Buka Suara
“Saya Sebagai Mantan Warga Binaan Cukup Prihatin Dengan Apa Yang Terjadi Dengan Warga Binaan Yang Melakukan Tindakan Kejahatan Di Dalam Penjara,
Tapi saya ingin menjelaskan yang pernah saya alami ketika menjadi warga binaan semoga menjadi pembelajaran yang baik untuk kita semua.
Secara dasar tidak semua yang jahat itu ada di dalam penjara & tidak semua orang baik ada di luar penjara
Saya berikan contoh kasus
Ada teman satu sel saya dulu
Dia membela diri dari aksi premanisme
Yang membawa sajam
Ketika kontak fisik tidak bisa terhindarkan terpaksa dia membela diri
Sampai oknum preman tersebut di larikan ke rs terdekat karena mendapatkan luka serius
Hasilnya
Tetap saja teman saya di hukum
Jadi kalo kita berfikir bersama sebenernya yang menjadi pelaku & korban itu siapa?
Yang melakukan tindakan pengancaman kekerasan atau yang membela diri?
Begitupun para praktisi hukum selalu ada 2 Warna
Ada yang jujur baik
Dan oknum yang tidak baik
Karena menurut pendapat saya yang awam dengan soal hukum
harusnya hukum itu digunakan untuk menemukan kesalahan dalam pokok permasalahan
Bukan mencari cari kesalahan seseorang”
Seperti kasus saya Dulu
Ketika Lockdown Covid19 Saya Membuat Program Live Streaming
Saya Pindah Dari Jakarta Pusat Ke Salah Satu Daerah Di Jawa Barat
Dengan Harapan Beban Biaya Hidup Bisa Jauh Lebih Terjangkau Ketika Pandemi Covid 19
Saya bertemu oknum pejabat yang ingin membuka usaha untuk anaknya
Ternyata semua bermasalah Menyeret Saya Terlibat Dalam Urusan
Oknum tersebut memiliki kasus video asusila
Anaknya pecandu obat obatan terlarang
Karena saya terlalu banyak tahu tentang rahasi
Pada akhirnya untuk membungkam segala cara di lakukan untuk memenjarakan saya
Saya di adili dengan bukti surat perjanjian yang tidak pernah saya buat
Proses bap yang di tekan oleh oknum pihak berwajib
Keterangan saksi yang tidak sesuai dengan yang terjadi
Saya menjalani persidangan tanpa ada nya pendamping hukum
Apakah saya berani bersuara pada waktu itu? Jelas tidak
Sampai akhirnya saya menjadi warga binaan di salah satu lembaga pemasyarakatan Jawa Barat
Dan disaat itulah saya tau di dalam penjara itu ternyata memang cukup kompleks dan sangat rumit situasi dan kondisi nya
Kekerasan fisik hampir setiap hari
Menjadi tontonan,dan masih banyak yang tidak bisa saya jelaskan secara rinci
Lalu kenapa seseorang dengan status warga binaan bisa melakukan kejahatan di dalam penjara
Jawabanya hanya untuk bertahan hidup
dari oknum penguasa & pengendali kejahatan di dalam penjara
Karena tidak akan ada satu orang pun
warga binaan yang berani melawan/menolak perintah
Artinya jika ada pelaku kejahatan dari dalam penjara yang tertangkap
Belum tentu dia pelaku yang sebenarnya
Karena otak dari kejahatan itu sendiri jarang terlihat tapi suka terlibat
Intinya hampir semua warga binaan melakukan hal tersebut karena keterpaksaan dan ketakutan
Lalu siapa otak di balik ini semua?
Jawabanya hanya bisa di pecahkan oleh
Seluruh pihak
Kepolisian,Petugas Lapas/Rutan,pengacara,hakim,Maupun jaksa
Karena para mantan warga binaan tidak akan cukup kuat untuk bersuara
Sekalipun mengetahui tetap tidak akan berani berbicara tentang pelaku yang sebenarnya
Jadi karena hal tersebut
Warga binaan terpaksa melakukan tindakan kejahatan
Tapi Saya meyakini bahwa masih banyak orang” baik yang akan membawa perubahan aspek hukum ke arah yang jauh lebih baik kedepanya
Jadi kita tunggu saja nanti.
*) Tulisan ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Nalarrakyat.com
