Nalar Rakyat, Indramayu – Bulan suci Ramadhan di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, diisi dengan kolaborasi yang tidak biasa namun sangat inspiratif. Sebuah "Super Team" yang terdiri dari DKM Masjid Nurul Iman (yang juga akrab disapa DKM Kalcer), PAC IPNU Sukra, Sukra Society, PAC GP Ansor Sukra, hingga Moonraker Kecamatan Sukra sukses menyelenggarakan Pesantren Kilat Ramadhan 2026.
Berpusat di Masjid Nurul Iman Sukra, Desa Sukra, kegiatan edukatif ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari Kamis (5/3/2026) hingga Sabtu (7/3/2026). Mengusung tema "Bersama Al-Qur'an, Raih Sejuta Harapan", acara ini dirancang tidak hanya untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga sebagai ajang unjuk bakat bagi ratusan anak.
Ketua Pelaksana Pesantren Kilat Ramadhan Masjid Nurul Iman Sukra 2026, Dezha Ahmad Al Fazri, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya antusiasme masyarakat.
"Alhamdulillah, tahun ini pesertanya membludak hingga mencapai 230 anak dari jenjang TK/PAUD dan SD. Menariknya, peserta tidak hanya dari Kecamatan Sukra saja, tetapi ada juga beberapa peserta yang jauh-jauh datang dari Kecamatan Patrol. Ini menunjukkan bahwa program yang kami siapkan bersama sangat diminati oleh masyarakat," ujar Dezha.
Edukasi Karakter dan Ajang Mengasah Bakat
Pesantren kilat ini diisi dengan berbagai program pembentukan karakter, salah satunya melalui Talk Show bertema "Akhlaq" yang menghadirkan Ustaz Royani sebagai narasumber. Selain itu, untuk menumbuhkan jiwa kompetitif yang positif, panitia juga menggelar berbagai perlombaan, di antaranya:
1. Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) Juz Amma: Kategori kelas 1-3 SD dan kelas 4-6 SD.
3. Seni Kaligrafi: Lomba mewarnai untuk TK/PAUD & SD kelas 1-3, serta menggambar kaligrafi untuk kelas 4-6 SD.
4. Pidato Cilik (Pildacil): Untuk siswa SD kelas 4-6.
5. Lomba Cerdas Cermat (LCC) PAI: Tingkat SD se-Kecamatan Sukra.
Melihat keberagaman organisasi yang berkolaborasi dalam kepanitiaan, Sekretaris Masjid Nurul Iman, Dean Ayatullah Khumaeni, menyebutkan bahwa ini adalah bentuk nyata persatuan pemuda Sukra.
"Kolaborasi ini sangat unik. Pemuda masjid, pelajar NU, sahabat-sahabat Ansor, pegiat sosial di Sukra Society, hingga teman-teman dari Moonraker bisa duduk bersama dan bekerja sama menyukseskan acara keagamaan ini. Kami berharap sinergi lintas komunitas ini bisa mematahkan stigma negatif dan menjadi agenda rutin tahunan yang membawa dampak positif bagi generasi muda di Sukra," jelas Dean.
Pada hari terakhir (7/3), rangkaian kegiatan difokuskan pada kebersamaan dan kepedulian sosial. Menjelang waktu berbuka, panitia dan peserta melakukan kegiatan pembagian takjil, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, salat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjemaah.
Acara penutupan pada malam harinya berlangsung haru dan penuh berkah dengan diadakannya kegiatan santunan untuk anak yatim piatu.
Terkait hal ini, Bendahara DKM Kalcer, Amri Mohammad Rizaldy, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi secara materiil maupun imateriil.
"Kesuksesan seluruh rangkaian acara ini, dari awal hingga malam penutupan yang diisi santunan anak yatim, tidak lepas dari uluran tangan para aghniya (dermawan) dan donatur yang telah mempercayakan infaknya melalui kami. Kami dari jajaran panitia dan DKM Nurul Iman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat," pungkas Amri.
